Problem Based Instruction (PBI)” dan “Pendekatan Realistik Matematika Indonesia”

 

  1. A. PROBLEM BASED INTRUCTION (PBI)
    1. PENDAHULUAN

Yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :

 

1. Motivasi

Guru memotivasi siswa bahwa dengan mempelajari unsur-unsur dan luas sisi tabung, siswa dapat menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan tabung.

Contoh:

Guru    : Selamat pagi anak-anak bapak semuannya.

Siswa   : Selamat Siang Pak.

Guru   : Pada hari ini kita akan belajar tentang unsur-unsur yang ada pada tabung, serta luas sisi tabung. Bapak harap anak-anak bapak dapat menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan unsur dan luas sisi tabung.

 

2. Apersepsi

Setelah dilakukan motivasi, lalu guru mengajukan pertanyaan yang berhubungan dengan materi. Dapat dengan mengajukan pertanyaan kepada siswa.

Contoh :

(Menanyakan benda yang berbentuk tabung dan dapat ditemui didalam kehidupan sehari-hari. )

Guru      : Hari ini kita akan masuk pada pokok bahasan yang baru, yaitu tentang bangun ruang sisi lengkung. Nah, pertama kali kita akan belajar tentang tabung.e Pernahkah anak-anak bapak melihat benda yang berbentuk tabung?

Murid    : Pernah Pak!

Guru      : Siapa diantara anak bapak yang bisa menyebutkan contoh benda yang berbentuk tabung?

Siswa     : (Salah seorang siswa menunjuk tangan) Saya Pak.

Guru      : Ya coba “A“ (nama siswa) sebutkan contoh benda berbentuk tabung.

Siswa     : Celengan Pak.

Guru      : Ya bagus sekali, ada yang lain?

Siswa     : Ada Pak (beberapa orang menyebutkan benda lain yang berbentuk tabung).

Guru      : Nah sekarang perhatikan bapak mempunyai benda yang berbentuk tabung, yaitu kaleng susu. Nah lihat apa-apa saja yang dapat anak bapak lihat dari kaleng susu ini?

Siswa     : Ada tutupnya Pak.

Guru      : Bagus, ada yang lain ? ( begitu seterusnya sampai beberapa orang menjawab).

 

3. Introduksi

  • Guru menginformasikan model pembelajaran yang akan dilakukan.

Guru    : Model pembelajaran kita pada kali ini adalah Problem Based Instruction (PBI). Dengan model ini kita mengerjakan masalah-masalah yang ada pada LKS secara berkelompok.

 

  • Guru menginformasikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

Guru    : Bapak harap setelah belajar ini nantinya, anak-anaksekalian bisa menerapkan konsep pada kehidupan sehari-hari.

 

  • Guru membagikan LKS kepada masing-masing siswa.

  1. KEGIATAN INTI (80 MENIT)

 

a. Tahap I          : Mengorentiasiakan siswa pada masalah

 

Guru menugaskan kepada siswa mempelajari masalah mengenai unsur-unsur dan luas sisi tabung yang ada pada LKS

 

Guru          : Coba perhatikan masalah yang ada pada LKS!

Nova mempunyai kertas manila yang berukuran 50 x 50. Ia ingin membuat sebuah tabung dari kertas tersebut.

Bantulah Nova untuk membuat bangun tersebut sehingga kertas manila tersisa paling sedikit.

 

Guru           : Untuk menyelesaikan masalah tersebut kita bisa membentuk kertas manila tersebut seperti tabung. Tentunya yang paling pertama kita lakukan kita harus mengetahui bentuk jaring-jaring tabung.

Siswa          : (memperhatikan penjelasn gurunya).

Guru memotivasi siswa dengan mengaitkan konsep unsur-unsur dan luas sisi tabung dengan kehidupan nyata.

Guru           : Perhatikan kaleng susu ini! Jika tutupnya kita buka dan lepaskan, kalau kita gambarkan di buku, bagaimanakah bentuknya?

Siswa          : Seperti lingkaran Pak.

Guru           : Betul, jika gambarkan maka akan nampak seperti ini.

 

Alas

 

 

Tutup


Guru        : Dari gambar dapat kita simpulkan besar alas sama besar dengan besar tutup. Sekarang kita coba kerjakan soal dalam LKS.

  1. b. Tahap II         : Mengorganisir siswa untuk belajar.
    1. Guru meminta siswa untuk duduk dikelompoknya masing-masing yang beranggotakan 4 orang (kelompok telah dibagikan sebelumnya).
    2. Guru meminta siswa mengemukakan ide kelompoknya sendiri tentang cara menyelesaikan masalah tersebut

 

  1. c. Tahap III       : Membantu siswa memecahkan masalah.
    1. Guru membimbing dan mendorong siswa mengumpulkan informasi
    2. Guru mendorong dialog antar siswa, utuk bertukar ide

 

  1. d. Tahap IV       : Mengembangkan dan menyajikan hasil pemotretan
    1. Guru mengamati dan membimbing siswa dalam menyimpulkan hasil pemecahan masalah.
    2. Setelah itu guru membimbing siswa menulis hasil penelitian di kerta yang telah disediakan.

  1. e. Tahap V         : Mengambangkan dan menyajikan hasil pemecahan masalah

Guru membantu siswa utnuk melakukan refleksi terhadap proses dan hasil pemecahan masalahnya.

Setelah hal diatas silakukan maka guru membantu siswa untuk merangkum materi. Dan guru memberikan PR kepada siswa utnuk berlatih di rumah

 

 

B. PENDEKATAN REALISTIK MATEMATIKA INDONESIA (PMRI)

Soal

  1. Harga 1 kg jeruk (berisi 8 buah) adalah Rp. 10.000. Jika saya membutuhkan 100 buah jeruk untuk pesta
    1. Berapa beratnya ?
    2. Berapa rupiah  harganya (saya harus membayar) ?

 

Jawab :

  1. Berat 8 buah jeruk = 1 kg, maka:

Berat 1 buah jeruk = 1/8 = 1/8 kg

Sehingga berat 100 buah jeruk = 100 x 1/8 = 12,5 kg.

  1. Harga 8 buah jeruk = 10.000, maka 12,5 kg x 10.000 = 125.000.

 

  1. Mark memiliki 24 apel, dia akan membagikan apel kepada 4 temannya, masing-masing secara merata Berapa banyak apel yang diditerima oleh masing–masing. Temanya.

 

Jawab :

24 Apel dibagi 4 = 24/4 = 6

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s