PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF

Pemilihan metodologi

Penelitian sosial dapat dilakukan dalam konteks penelitian kualitatif ataupun kuantitatif dan bahwa penggunaan salah satu diantara keduanya adalah sah asalkan sesuai tujuannya. Pertanyaannya bukanlah pada manakah metodologi terbaik antara kualitatif atau kuantitatif tetapi manakah diantaranya keduanya yang paling tepat digunakan untuk penelitian yang akan kita lakukan.

Pengertian penelitian kualitatif

Menurut Strauss dan Corbin (1997: 11-13)
adalah jenis penelitian yang menghasilkan penemuan-penemuan yang tidak dapat dicapai (diperoleh) dengan menggunakan prosedur-prosedur statistik atau cara-cara lain dari kuantifikasi (pengukuran). Penelitian kualitatif secara umum dapat digunakan untuk penelitian tentang kehidupan masyarakat, sejarah, tingkah laku, fungsionalisasi organisasi, aktivitas sosial, dan lain-lain.
Bogdan dan Taylor (1992: 21-22)
adalah salah satu prosedur penelitian yng menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan perilaku orang-orang yang diamati. Pendekatan kualitatif diharapkan mampu menghasilkan uraian yang mendalam tentang ucapan, tulisan, dan atau perilaku yang dapat diamati dari suatu individu, kelompok, masyarakat, dan atau organisasi tertentu
•Judith Preissle
didefenisikan secara umum, merupakan kategori dari penelitian desain atau model yang berupa verbal, visual, sentuhan, penciuman, dan data dalam bentuk narasi deskriptif seperti catatan lapangan, rekaman,
atau transkripsi lainnya dari audio dan video dan lainnya catatan tertulis dan gambar atau film. “

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s