Bagaimana memulai sebuah Penelitan?

Kemarin saya sudah menulis tentang validitas dan realibilitas tes. Setelah dipikir pikir tidak ada salahnya saya untuk membahas tentang tata cara penulisan penelitian. Penelitian yang saya maksud disini adalah penelitian bidang pendidikan. Mudah-mudahan bisa menjadi bahan referensi tugas akhir mahasiswa pendidikan.

Nah dalam melakukan suatu penelitian yang pertama kali harus dilakukan seseorang sebagai calon peneliti baik itu skripsi, tesis, disertasi dan kegiatan penelitian lainnya selalu didahului dengan pembuatan usulan penelitian atau proposal.

Biasanya penelitian bagi mahasiswa S1 dilakukan pada semester 7 atau 8 tergantung strategi peneliti untuk menyelesaikan tugas akhirnya atau skripsi. Namun pada umumnya mahasiswa S1 tersebut mengajukan usulan penelitian atau proposal pada semester 7 dan dengan harapan bisa melakukan penelitian berbarengan dengan  PL (praktek lapangan) pada semester 8 (hal ini juga tergantung peraturan dan ketentuan di jurusan, fakultas atau perguruan tinggi masing-masing).

Usulan penelitian merupakan kerangka prosedur kerja yang akan dilakukan calon peneliti pada saat meneliti nantinya. Usulan penelitian ini dapat mempermudah sipeneliti melakukan penelitiannya.

Sebelum melalui tahap pengajuan proposal ini biasanya mahasiswa S1 harus melalui mata kuliah Metode Penelitian terlebih dahulu.  Ini bertujuan agar mahasiswa mambu untuk melakukan penelitian yang baik dan benar.

Dalam menyusun proposal penelitian ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:

1. Sistematis, penyusunan proposal ini dimulai dari pola yang paling sederhana hingga pola yang paling kompleks sehingga tercapai tujuan yang konsisten

2. Berencana , penyusunan penelitian ini merupakan hal yang disengaja dilakukan dan tentunya sudah dipikirkan langkah-langkah perencanaannya

3. Mengikuti konsep ilmiah, dimana dari awal melakukan kegiatan hingga akhir kegiatan, penelitian harus mengikuti cara-cara atau metode ilmiah yang sudah ditentukan yaitu prinsip-prinsip mencari kebenaran ilmiah

(Mardalis:2009:31)

Untuk menyusun sebuah penelitian kita harus mengetahui kerangka-kerangka dari sebuah penelitian. Adapun kerangka tersebut sebagai berikut.

1. Judul atau Topik Penelitian. Judul sebaiknya yang menarik minat peneliti dan mampu dilaksanakan peneliti.  Tidak lucu kiranya peneliti mengangkat judul yang tidak bisa dilaksanakan oleh seorang peneliti. Mampu disini dalam artian luas bukan hanya mampu dari segi kopetensi si peneliti tetapi mampu dari hal-hal teknis seperti kecukupan waktu penelitan, kemampuan dana dalam melakukan penelitian dan lain sebagainya. Dalam pemberian judul hendaknya juga mengandung kegunaan dari penelitian tersebut. Penelitan tersebut harus berdaya guna dan memberi mamfaat setelah dilakukan penelitan. Dalam pemilihan judul hendaknya cukup data yang tersedia baik itu mengenai teori dan konsep yang kelak hendak digunakan maupun dalam menentukan hipotesa. Hindari penggunaan duplikasi judul. Biasanya apabila ada 2 judul penelitian yang sama maka akan dikira salah satunya merupakan plagiat.

2. Latar Belakang Masalah Penelitian.

(BERSAMBUNG) ^_^ karena ada keperluan saya cukupkan disini dulu ya. InsyaAllah nanti sore dilanjutkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s